Tandem Nursing Kakak dan Adik

Pengalaman Tandem Nursing

Halo bunda. Dalam catatan saya kali ini. Saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam menjalani tandem nursing. Menyusui kakak dan adik bersama. Saya ibu rumah tangga dengan dua orang anak balita. Anak pertama saya usianya saat ini 3 tahun dan anak kedua saya saat ini usianya 2 tahun.Sebelum saya menceritakan pengalaman tandem nursing ini. Terlebih dahulu saya akan menjelaskan apa itu tandem nursing.

Tandem Nursing

Apa sih Tandem Nursing itu ?

Tandem nursing adalah istilah yang digunakan. Saat seorang ibu menyusui dua orang anak dengan perbedaan usia. Atau menyusui kakak dan adik secara bersamaan.

Mengapa Tandem Nursing bisa terjadi ?

Tandem nursing terjadi ketika usia kakak belum genap dua tahun dan masih mendapat ASI Eksklusif. Sedangkan adiknya sudah lahir. Maka, bunda harus memenuhi kebutuhan ASI untuk kakak dan adiknya dengan cara tandem nursing.

Apa manfaat Tandem Nursing ?

1. Kakak mendapat ASI Eksklusif minimal dua tahun. Atau sampai kakak siap untuk disapih. 

2. Bunda terhindar dari masalah pembengkakan payudara akibat penyumbatan asi. Yang sering kali dialami ibu yang baru melahirkan. Bunda hanya perlu menyusui kakak seperti biasanya agar aliran asi menjadi lancar. Selain itu, bunda tidak perlu melakukan perawatan khusus untuk melancarkan ASI.

3. Mencegah kakak merasa iri terhadap adiknya.

4. Memperkuat hubungan kakak dan adik. Serta mengajarkan kakak untuk berbagi dan menyayangi adiknya. Hubungan bunda dan kakak juga tetap terjaga. 

Bagaimana agar sukses menjalani Tandem Nursing ?

1. Bunda harus kuat baik secara fisik dan mental. Jangan mudah putus asa. Karena menjalani tandem nursing ini memang melelahkan. Bunda harus sabar menghadapi kakak dan adik dengan kebutuhan ASI yang berbeda. Mempunyai adik bukan berarti menganggap kakak sudah dewasa. Karena kakak masih sangat butuh perhatian dan kasih sayang bunda.

2. Mengatur pola makan. Pastikan bunda mengkonsumsi makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan bunda dan kedua buah hati. Jangan lupa perbanyak konsumsi buah dan sayur. Banyak minum air mineral. Konsumsi vitamin dan kalsium. 

3. Mendahulukan kebutuhan ASI adik. Jelaskan kepada kakak bahwa adiknya hanya bisa minum ASI. Tidak bisa makan makanan lain seperti kakak. Ulangi dan jelaskan dengan sabar, agar kakak mampu mengerti.

4. Menyusui dengan posisi yang nyaman, agar bunda tidak kelelahan. Karena menjalani tandem ini pun sudah sangat melelahkan. Bunda bisa menyusui kakak dan adik secara bergantian. Jika kakak minta untuk menyusu bersama adiknya, pilihlah posisi yang nyaman. Misalnya kakak sambil duduk dan adik di pangkuan bunda.

Pengalaman Saya menjalani Tandem Nursing

Saya merasakan bagaimana melelahkannya tandem nursing. Tetapi saya punya tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan ASI kakak dan adik. Maka saya yakini bahwa saya harus kuat.

Selama adik masih dikandungan sebenernya kakak juga masih diberikan ASI ekslusif walaupun banyak yang pro dan kontra. Saya juga sudah menulis pengalaman tandem saat hamil, silakan klik link dibawah ini.Menyusui saat hamil, bolehkah?

Saya melahirkan adik saat usia kakak satu tahun. Lebih tepatnya 13 bulan. Usia yang masih sangat kecil dan belum memahami banyak hal. Kemampuan komunikasi pun masih sedikit. Tetapi saya bersyukur. Kehadiran adik dihari pertama tidak membuat kakak merasa iri. Karena selama kehamilan saya tetap menyusui kakak. Menjaga perasaan kakak memang tidak mudah. Saya harus bersikap adil agar kakak tidak merasa diabaikan. Menjaga agar kakak merasa tetap dicintai oleh mama dan papanya.

Dukungan Suami Adalah Kekuatan Istri

Saya hanya punya waktu istirahat sebentar setiap harinya. Tiga bulan pertama saya hanya bisa tidur 4 jam / hari. Pola tidur adik yang belum teratur membuat saya harus terjaga disetiap malam. Sedangkan pagi harinya harus mengasuh kakak dan melakukan pekerjaan rumah. Setelah tiga bulan, ya lumayan waktu tidurnya bisa nambah dua jam.

Menjalani rutinitas menyusui yang melelahkan, terkadang membuat saya stress. Tapi saya bersyukur karena suami saya selalu mendukung dan selalu membantu melakukan pekerjaan rumah. Kebetulan saat itu saya belum punya asisten rumah tangga. Sejak kedua anak ini lahir. Saya mengurus mereka dengan kedua tangan saya sendiri. Saya melepaskan profesi saya sebagai bidan untuk mengasuh mereka. Menurut saya, apa bagusnya saya mengurus anak orang lain. Sedangkan anak saya sendiri diurus oleh orang lain.

Tips Agar ASI  Bertambah Banyak

Selama Tandem nursing saya makan apapun yang saya suka. Saya suka ngemil, banyak minum, makan buah-buahan dan vitamin. Saya tidak membatasi jumlah makanan agar ASI tetap lancar tidak berkurang. Saya tidak menggunakan obat pelancar ASI. 

semakin sering kita menyusui maka semakin banyak ASI yang diproduksi.

Saya menjaga pikiran agar tetap tenang. Jauhi stress dengan cara melakukan apapun yang saya suka. Misalnya saat me time saya suka sekali nonton drama sambil ngemil. Makan cokelat atau ice cream, pikirkan lemak belakangan. Sesekali boleh yang penting happy.

Biasanya suami saya mengajak saya jalan-jalan dan makan malam diluar. Sesuatu yang sederhana tetapi perhatiannya sangat mengena dihati. Saya menyusui kakak dan adik juga tetap bisa memompa ASI. Untuk disimpan sewaktu-waktu jika melakukan perjalanan. Atau apabila kakak sedang ingin menyusu tanpa diganggu adik.

Menyusui kakak dan adik bersamaan hanya saya lakukan di rumah. Saya menjelaskan kepada kakak, bahwa kakak hanya boleh menyusu langsung di rumah. Jika kakak minta menyusu pada saat diluar rumah, suami saya berperan membatu mengalihkan perhatiannya. Menurut saya peran suami sangat penting untuk kesuksesan menjalani tandem nursing. Karena suami adalah supporter terpenting bagi istrinya. Sebagai satu-satunya pemberi dukungan, pengertian dan perhatian.

Berat Badan Kedua Buah Hati Dalam Batas Normal

Berbagi ASI tidak membuat berat badan kakak dan adik turun atau dibawah normal. Justru sebaliknya, berat badan kakak selalu dalam batas normal. Sedangkan adik bisa dibilang dalam kategori gemuk. Berat badan saya tetap ideal walau makan sangat banyak. Tetapi setelah lulus mengASIhi keduanya sampai dua tahun, berat badan langsung naik. Jadilah ibu-ibu sebenarnya. hehehe

Menyapih Di Usia Dua Tahun

Kakak berhasil saya sapih tepat diusia dua tahun. Dengan metode WWL (weaning with love) artinya menyapih dengan cinta. Selanjutnya adik melanjutkan ASI Eksklusif sampai usia dua tahun juga. Metode menyapih yang digunakan juga sama.

Bagaimana melakukan metode menyapih WWL ini? Tunggu di catatan saya selanjutnya ya bunda.

Terima kasih. Semangat menyusui  semangat mengASIhi. 😊

Kakak dan adik seperti saudara, teman dan sahabat. Mereka mempunyai hubungan yang kuat. Yang tidak mudah dipisahkan. 

 

 

 



23
Leave a Comment

avatar
20 Comment threads
3 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
20 Comment authors
Irra OctavianyDiah AgustinaSari HatiNia Haryantolendyagasshi Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Siska Dwyta
Guest

Maa syaa Allaah akhirnya si kakak dan adik bisa sama2 mendapat haknya disusui hingga 2 tahun. Pengen juga bisa kayak gitu deh Mbak cuma makin ke sini produksi ASI saya seperti menurun drastis sekali… yang efeknya bikin Si Kakak ini rewel trus tiap terbangun tengah malam (karena laper dan gak kenyang dengn nenennya) . Suami sampe berinisiatif mau ngasih tambahan sufor kalau (hanya untuk malam hari) tapi saya masih ngotot nggak mau kasih sufor dan lebih milih ngasih air putih saja. Rencana sih saya baru mau kasih tambahan susu setelah umurnya 1 tahun. Itupun saya maunya susu UHT saja bukan… Read more »

Dian
Guest

Keren mbak, hbs nwp lanjut tandem nursing yaa

Nunung yuni
Guest

Waah bunds hebat bangeet ya bisa tandem nursing. Saya dulu juga si adek lahir pas si kakak umur 14 bulan. Tapi karena saat tau hamil adek, saya gak berani susuin si kakak lagi. Jadi dulu si kakak cuma dapat ASI sampai usia 5 bulan dan selanjutnya sufor. Saya menyusui adiknya saja. Hebat ya bunda..padahal.menyusuin dua anak itu emang staminanya harus kuat. Sekarang anak-anak sih sudah besar sudah 13 th dan 12 th

Kanianingsih
Guest

Masha Allah bunda, lucu2 kakk dan adik. Makasih tips ASinya ya. Saya juga lagi nyusul, anak ketiga. Kadang kalo saya terlalu cape atau ada pikiran, ASi susah keluar

Bety Sulistyorini
Guest

Wah salut banget mba buat dirimu! Aku nyusuin 1 aja, kewalahan. Hiks hiks. Tapi emang kondisi masing2 orang itu beda ya. Yang penting tetep hepi. Stay strong and healthy ya mba

Irena Faisal
Guest

Kebayang deh repotnya ya mbak, tapi saluuutt buat semua busui asip sampe 2 tahun

Visya
Guest

Waah senang deh melihat keduanya akur mom, emang sister is the best friend, bagi senagian orang yaa

Farhati Mardhiyah
Guest

senangnya jadi blogger gini, aku dapet ilmu parenting dari emak-emak berpengalaman, contohnya ini kaan baru tau kalau usia anak berdekatan bisa tetap menyusui untuk kakaknya, kakak iparku soalnya sedih harus stop ASI sejak hamil, ternyata bisa dengan cara tandem gini hihi

Fenni Bungsu
Guest

Jadi serasa punya anak kembar yah Teh, karena tandem ASI. Jadi tetap didahulukan asi untuk dedenya ya baru ke kakak

Sapti nurul hidayati
Guest

Keren bgt mb, dan pasti menginspirasi banyak ibu. Yang penting memang niat, dan kerja sama dengan suami. Enaknya punya anak jarak dekat tu bisa kayak punya anak kembar ya.. Hihi..

Antung apriana
Guest

Tandem nursing ini katanya ada risiko ibu kontraksi ya makanya lumayan jadi perdebatan. Kalau aku hamil anak kedua pas kakaknya umur 21 bulan. Dan ternyata setelah aku hamil kakaknya berhenti sendiri menyusunya

Okti Li
Guest

Saya baru tahu ada istilah tandem nursing. Hehehe

Secara di tempat saya kebanyakan setelah melahirkan langsung pakai alat kontrasepsi. Jadi jarang yang anak belum 2 tahun udah punya adik lagi.

Lia Yuliani
Guest

Wah, salut sama Ibu yang bisa sukses menjalani Tandem Nursing. Punya dua anak kecil dengan usia yang enggak beda jauh, plus segala tingkah polahnya pasti bikin ibu kelelahan. Seorang ibu luar biasa, ya. Seneng saya bisa baca tulisan ini.

April
Guest

Malah jd anak kembar ya gedenya hehe. Aku dulu jg nursing tandem tapi anak pertamaku udah dua tahun lbh jdnya ngempeng2 aja gk ada masalah. Banyak teman juga nursing tandem alhamduillah sehat semua, walau ada jg yg gak beruntung karena kalau nusuin lg jd kontraksi dan flek. Yg penting emang konsul dokter dan gak terlalu maksain kalau emang dokter bilang gak bisa.

Siska Dwyta
Guest

Duh maaf ya Mbak, waktu komen kemarin jaringan sempat error jadi komen saya masuknya lebih dari sekali hehe. Btw thanks tanggapannya. Oke Mbak jadi makin semangat nih buat NWP plus lanjut tandem nursing. Yah, meski dengan kondisi ASI saya yang saat ini menurun drastis. Jadi intinya bisa perbanyak di MPASInya aja ya. 😊

lendyagasshi
Guest

Alhamdulillah,

Barakallahu fiikum.

Senang sekali baca cerita mengenai hubungan kaka-adik.

Aku dulu gak sempat tandem nursing, meskipun jaraknya berbeda 2 tahun.

karena begitu kaka disapih, adiknya lahir.

Tapi menyusui sembari hamil, iya…

Nia Haryanto
Guest

Salut banget sama yang bisa tandem nursing. Aku dulu waktu nyusui anak ke-3 belom sampe 2 tahun, dan sedang hamil, berhenti menyusui di kehamilan 3 bulan. Nyerah deh, lemesnya minta ampuuun. Mana ngaruh ke asi yang makin sedikit 🙁

Sari Hati
Guest

MashAllah mba. Sehat-sehat terus untuk kedua buah hatinya. Aku juga pernah baca metode tandem ini buku Ayah Asi. Dan dalam buku tersebut menceritakan pengalaman keluarga artis/komedian Sogi Indraduaja yang juga menerapkan tandem ASI ini.

Diah Agustina
Guest

Ya Allah, gemea banget liat adek pipinya sampai gembul seperti itu..

Pasti seru banget ya mba punya anak yang umurnya berdekatan

Irra Octaviany
Guest

Tandem Nursing ini tricky ya, kalau buatku. Belum kebayang sih gimana rasanya nyusuin dua anak sekaligus, tapi kebayang aja ribetnya. Haha. Hebat mbak bisa Tandem Nursing sampai keduanya lulus ASI.